POHUWATO, — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Desa Bulangita, dan Teratai, kecamatan Marisa kabupaten Pohuwato telah lama menjadi sumber penghidupan utama bagi ratusan keluarga di sekitar lokasi.
Bagi warga setempat, PETI bukan sekadar pekerjaan informal, melainkan tumpuan ekonomi di tengah keterbatasan lapangan kerja formal.
Hasil tambang menjadi penopang kebutuhan sehari-hari, biaya sekolah anak, hingga modal usaha kecil masyarakat.
“Kalau PETI ditutup tanpa ada solusi kerja lain, kami mau makan apa? Ini sudah jadi satu-satunya jalan untuk bertahan hidup,” ujar salah satu penambang lokal.
Kehadiran PETI di Bulangita juga menggerakkan ekonomi desa. Warung, jasa transportasi, dan penyedia logistik di sekitar lokasi ikut merasakan dampaknya. Aktivitas ini berjalan turun-temurun dan menjadi bagian dari rantai ekonomi masyarakat Teratai dan bulangita.
Warga berharap pemerintah melihat kondisi riil di lapangan dan mencarikan solusi yang berpihak pada keberlanjutan hidup masyarakat, bukan sekadar penindakan tanpa alternatif.
Apalagi kalau ada banjir dan dampak mari kita Carikan selusi berama demi warga aman dan sejahtera.























